Asumsi Peranan Penganalisis Sistem (Pertemuan I)

RESUME PERTEMUAN I

Topik yang dibahas :

  1. Sistem informasi
  2. Fase analisa dan perancangan
  3. Perbaikan sistem

A. PENGERTIAN SISTEM

Menurut W. Gerald Cole, Sistem adalah suatu kerangka dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu skema yang menyeluruh, untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama dari perusahaan. Adapun prosedur adalah suatu urut-urutan pekerjaan kerani (clerical), biasanya melibatkan beberapa orang dalam satu bagian atau lebih, disusun untuk menjamin adanya perlakuan yang seragam terhadap transaksi-transaksi perusahaan yang sering terjadi.

Steven A. Moscove, mendefinisikan Sistem Informasi Akuntansi sebagai suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah, menganalisa, dan mengkomunikasikan informasi keuangan yang relevan untuk pengambilan keputusan kepada pihak-pihak luar (seperti investor dan kreditor) dan pihak-pihak dalam (terutama manajemen).

Sedangkan Menurut Premire,

“Suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang salingberhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan/untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu”.

B. PENGERTIAN INFORMASI

Informasi adalah data yang telah diolah sedemikian rupa sehingga memudahkan pengguna informasi tersebut dalam mengambil keputusan. Informasi merupakan salah satu sumber organisasi yang harus diatur dengan baik seperti sumber dayya yang lainnya. Dalam memperoleh informasi dibutuhkan pengorbanan atau biaya. Untuk mendapatkan keuntungan potensial dari informasi, proses informasi harus diatur.

Delapan kategori sistem informasi

  • Transaction processing systems (TPS)
  • Office automation systems (OAS)
  • Knowledge work systems (KWS)
  • Management information systems (MIS)
  • Decision support systems (DSS)
  • Expert systems (ES)
  • Group decision support systems (GDSS)
  • Executive support systems (EES)

C. TUJUAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

  • Menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru.
  • Memperbaiki informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada.
  • Memperbaiki tiongkat keandalan informasi akuntansi dan untuk menyediakan
  • catatan lengkap mengenai pertanggungjawaban dan perlindungan kekayaan perusahaan.
  • Mengurangi biaya klerikal dalam menyelenggarakan catatan akuntansi

D. Analisa Perancangan Sistem

Analisa dan perancangan sistem adalah sebuah pendekatan sistematik untuk mengidentifikasi masalah, kesempatan, tujuan; analisa aliran informasi organisasi; dan merancang sistem informasi terkomputer untuk menyelesaikan sebuah masalah

E. Fungsi Analisi Perancangan Sistem

  • Sebagai Konsultan Bisnis
  • Men-support para expert dalam berbisnis
  • Agen Perubahan

F. Siklus Hidup Pengembangan Sistem terdiri atas 7 fase antara lain :

  • Fase 1 yang terdiri atas Pengenalan dan Keterlibatan Personal
  • Fase 2 mengenai bagaimana Menentukan Kebutuhan Informasi dan Keterlibatan Personal
  • Fase 3 mengenai bagaimana Menganalisa Kebutuhan Sistem, dan Keterlibatan Personal
  • Fase 4 Mengenai Merancang system yang direkomendasikan dan Personnel Involved
  • Fase 5 Mengembangkan dan Mendokumentasikan Program serta Keterlibatan Personal
  • Fase 6 mengenai Testing dan Implementasi Sistem serta Keterlibatan Personal
  • Fase 7 Implementasi dan Evaluasi Sistem dan Keterlibatan Personal
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: